AKTIFITAS KAPEL SATO ZAKARIA KEMBALI NORMAL

Pasca terjadinya pengerusakan Kapel Santo (St) Zakaria di Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai Kabupaten Ogan Ilir (OI) beberapa waktu lalu oleh orang tak dikenal, kini kondisi tempat ibadah umat kristiani tersebut mulai normal kembali.

Ini terlihat dengan telah digelarnya acara kebaktian yang diikuti lebih kurang 120 jemaat dalam kegiataan pada hari  Minggu (11/3/2018) sore.

Selain dihadiri oleh jemaat Kapel Santo Zakaria serta pastur, diantaranya Pastur Romo Marino, Romo Wasmino, Jemaat Hati Kudus Yesus Indralaya, Jemaat Kapel Pouk Houkumene Cinta Manis, Paroki Santamaria Ratu Rosari Seberang Ulu, perwakilan PMKRI Palembang serta tokoh agama Nasrani lainnya. Juga hadir dari jajaran Polres Ogan Ilir  yaitu Waka Polres Ogan Ilir Kompol Janton Silaban, SH S.Ik.

Pastur Romo Marino selaku pengurus Kapel Santo Erinius Sutri dan Pastur Romo Sugiono,  pada acara kebaktian bersama tersebut  mengucapkan terima kasih terhadap pihak-pihak yang turut andil dalam mengatasi permasalahan ini.

Mereka juga menyampaikan pesan pesan agar umat kristiani selalu bersukur atas besarnya kasih Tuhan yang memberi kekuatan dalam situasi apapun, serta tidak berlarut dalam rasa trauma atas kejadian yang menimpanya

“Mari kita sadari, kejadian yang terjadi hanyalah Tuhan yang menghendaki. Semoga Tuhan mengampuni dosa kita. Semoga kita tak berlarut dalam kesedihan, bisa menciptakan dan menjaga keharmonisan antar warga, khususnya dalam menjaga kerukunan antar umat beragama,” ucap mereka pada kesempatan yang berbeda.

Sementara itu Kapolres Ogan Ilir AKBP. Gazali Ahmad S.ik MH yang diwakili oleh Wakapolres Ogan Ilir Kompol Janton Silaban menyampaikan bahwa, turut hadirnya pihak Polri dalam hal ini Polres Ogan Ilir adalah sebagai bentuk kepedulian dan rasa simpatiknya petugas keamanan yang menimpa Kapel Santo Zakaria serta umat Kristiani di Desa Mekar Sari.

“Dari kejadian ini semoga kita bisa mengambil hikmah dan bisa menjadi pelajaran berharga, jangan takut ataupun trauma, tetap jalin kebersamaan antar umat beragama serta jangan hilang semangat,” ujarnya.

 

Dan  mengajak kepada semua pihak untuk dapat bekerjasama serta nanti bisa memberikan keterangan dalam upaya mengungkap kasus atas pengerusakan kapel tersebut.

Juga menyimak keterangan dari warga sekitarnya Haryono dan Rohmat warga  Dusun II Desa Mekarsari, setelah mendengar himbauan dan arahan Wakapolres OI mengatakan kalau sampai dengan saat ini situasi di Desa Mekar Sari dalam keadaan aman dan kondusif , warga disini tidak terpengaruh dengan kejadian pengerusakan tersebut,” jelas mereka.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *