Pencuri 8 Unit Ponsel Android milik ABG Diringkus Tim Srigala Polres Ogan Ilir

Kedua pelaku pencurian yang berhasil menggasak delapan unit ponsel ABG di Desa Sukaraja Baru Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI), berhasil diamankan tim Serigala Polres OI.

membekuk dua orang pelaku pencurian yang berhasil menggasak delapan ponsel milik Anak Baru Gede (- Kurang dari 24 jam jajaran personil unit Opsnal Sat Reskrim Polres Ogan Ilir (OI) ABG).

Kedua pelaku pencurian yang berhasil diamankan petugas tersebut yakni tersangka Denan (44) dan Masroni (39), keduanya tercatat warga Dusun IV Desa Sukaraja Baru Kecamatan Inderalaya Selatan Kabupaten OI.

Selain mengamankan kedua pelaku pencurian, dari tangannya petugas berhasil menyita barang bukti hasil curian berupa delapan unit ponsel android masing-masing merk Samsung dan Nokia.

Lalu sebilah pisau gagang warna coklat, sebuah sarung pisau warna coklat, tiga buah obeng plat serta satu buah tang jepit yang digunakan untuk mencongkel jendela.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH didampingi Kasubag Humas AKP Zainalsyah mengungkapkan, kedua pelaku pencurian yakni Denan dan Masroni masing-masing berhasil dicokok tim Serigala Polres OI di rumahnya saat sedang berkumpul bersama isteri dan anaknya di Desa Sukaraja Baru Kecamatan Inderalaya Selatan, Rabu siang (7/3) pukul 12.00.

Sementara, barang bukti hasil pencurian berupa ponsel android disita petugas dari dalam rumahnya dan ditemukanlah ponsel milik korban yang hilang dicuri oleh kedua pelaku.

Akhirnya, guna menjalani proses penyidikkan lebih lanjut, kedua pelaku bersama barang bukti digelandang menuju ruang penyidik Sat Reskrim Polres OI.

“Kedua pelaku pencurian berhasil kita bekuk berdasarkan informasi dari masyarakat dan diperkuat saksi yang menyatakan bila kedua pelaku pencurian merupakan warga Desa Sukaraja Baru,” ungkap AKP Zainalsyah seraya menyebut seorang tersangka Denan merupakan residivis yang pernah terlibat kasus pencurian dan mendekam di LP Tanjung Raja pada tahun 2004 silam.

Dikatakan AKP Zainal, aksi pencurian yang dilakukan oleh kedua tersangka terjadi pada Selasa malam (7/3) pukul 03.00 di rumah saksi Dumyati (27) di dusun III Desa Sukaraja Baru Indralaya Selatan.

Malam itu, korban Rafena (16) beserta teman-temannya sedang tidur di rumah saksi Dumyati (27), baru menyadari bila jendela rumah ada bekas dicongkel dan delapan unit handphone milik korban dan teman-temannya sudah hilang.

Atas kejadian tersebut korban langsung melaporkannya ke SPKT Polres OI.

“Kedua tersangka bersama barang bukti saat ini sudah kita amankan. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” tegas AKP Zainalsyah.

 

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *