SAT RES NARKOBA POLRES OGAN ILIR MENGGAGALKAN PENYELUDUPAN NARKOBA JARINGAN INTERNASIONAL

SAT RES NARKOBA POLRES OGAN ILIR MENGGAGALKAN PENYELUDUPAN NARKOBA JARINGAN INTERNASIONAL

Jajaran Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir (OI) berhasil menggagalkan jaringan internasional penyelundupan sabu yang dibawa dari Kuala Lumpur Malaysia seberat 50 gram senilai Rp 50 juta di Desa Tanjung Seteko Kecamatan Inderalaya Induk Kabupaten OI.

Selain berhasil menggagalkan penyelundupan satu paket sabu ukuran besar seberat 50 gram tersebut.

Polisi juga mengamankan seorang tersangka yakni Nurizal Fahmi (30), warga lintas Provinsi tepatnya berdomisili di Desa Ladang Baro Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh.

Dari tangan pelaku  Polisi juga berhasil menyita barang bukti lainnya berupa dua buah pirek, satu bal plastik bening, satu buah ponsel serta satu buah buku passport.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH mengungkapkan, bahwa tersangka dibekuk di sebuah rumah milik saudara inisial S (buron) yang jauh dari permukiman penduduk yang berjarak lebih kurang lima kilometer dari Jalintim Km 35 Inderalaya-Kayuagung.

Lanjut Kapolres, beberapa waktu yang lalu pihaknya menerima informasi dari masyarakat bila rumah inisial J (DPO) kerapkali digunakan untuk bertransaksi narkoba jenis sabu.

Dengan  informasi tersebut, sejumlah petugas Sat Res Narkoba Polres OI langsung melakukan pengintaian selama beberapa hari.

Dari hasil pengintaian terhadap  rumah tersebut diketahui adalah milik warga berinisial S dan   didapati adanya seorang warga yakni Nurizal Fahmi.

Akhirnya, dengan adanya data yang akurat pada Jumat malam (16/3) sekira pukul 21.30, petugas langsung melakukan penggrebekkan terhadap rumah milik inisial S (DPO) tersebut, Dan didapati satu paket sabu ukuran besar dengan berat 50 gram senilai Rp 50 juta.

Barang bukti narkoba jenis sabu tersebut ditemukan didalam tumpukkan pasir di lingkungan rumah milik inisial J (DPO),” ungkap Kapolres Ogan Ilir  AKBP Gazali Ahmad, S.Ik., MH Rabu (21/3).

Kini, tersangka bersama barang bukti dikatakan Kapolres, sudah diamankan oleh pihaknya dan masih dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil interogasi pihaknya terhadap tersangka Nurizal, bila sabu-sabu tersebut diambil dari inisial S yang berada di Kota Kuala Lumpur Malaysia seharga RM 7 ribu atau Rp 21 juta.

Selanjutnya, tersangka membawa sabu-sabu melalui jalur laut dengan menumpangi kapal Ferry menuju Kota Batam.

Dari Batam, sabu dibawa ke Palembang melalui jalur udara (pesawat).

“Dan pada saat menuju ke Kabupaten Ogan Ilir  dijemput oleh rekannya inisial J (DPO) menggunakan sepeda motor dari Bandara menuju ke Desa Tanjung Seteko Inderalaya.”

“Rencananya sabu ini akan diedarkan di kawasan Inderalaya,” jelas Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH.

ditemukan didalam tumpukkan pasir di lingkungan rumah milik inisial J (DPO),” ungkap AKBP Gazali Ahmad, Rabu (21/3).

Kini, tersangka bersama barang buktinya sudah kita  diamankan dan masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *