Curi Matrial Milik PT Waskita, Polsek Pemulutan Kembali Ciduk Tersangka

Ogan Ilir – Nawi bin Pawi (20) warga Desa Ibul Besar 1 Kec. Pemulutan Kab. OI tidak dapat berkutik saat petugas dari Team Crocodile Polsek Pemulutan yang Dipimpin Langsung Oleh Kapolsek Pemulutan Akp Zaldi SH, M.Si Di dampingi Kanit Reskrim Polsek Pemulutan Ipda Adrian Candra , SH melakukan penangkapan terhadapnya saat berada di seputaran Jalan Keramasan Kertapati Kota Palembang.

 

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIK MH melalui Kapolsek Pemulutan AKP Zaldi SH mengatakan, tersangka kita amankan karena dirinya bersama rekan-rekannya telah melakukan pencurian besi dan minyak proyek Tol Kapal Betung pada bulan April 2018 lalu.

 

“Adapun selaku Korban dari pihak  PT. Waskita Tol Kapal Betung mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 60 juta,” jelasnya.

 

“Sebelumya kita telah lakukan penangkapan oleh tersangka bersama Adi als oyong (tertangkap) dan Pawi bin.. ( tertangkap) dan dari keterangan merekalah mendapatkan informasi bahwa tersangka Nawi bin Pawi juga ikut dalam aksi pencurian tersebut yang mana sering terlihat di seputaran jalan Keramasan Kec. Kertapati” jelasnya

 

Kemudian unit Reskrim bergerak meluncur ke seputaran jalan keramasan, dan sekira pukul 08.30 wib tersangka benar lewat dan langsung di lakukan penangkapan” ujarnya

 

“Selanjutnya tersangka di minta menunjukkan tempat persembunyian rekannya, namun tersangka melakukan perlawanan dengan cara bergumul dengan anggota yang mengawal dan melarikan diri, sehingga di berikan peringatan 2 kali namun tidak diindahkan lalu terhadap tersangka diberikan tindakan tegas terukur dan tersangka berhasil di amankan” tegasnya.

 

Adapun barang bukti yang kita amankan Matrial Proyek Tol Kapal Betung berupa besi ulir,

Minyak  solar, Gerinda, 1 unti R2 Honda beat warna merah  putih.

 

“Selanjutnya terhadap tersangka di bawa kerumah sakit dan lalu menuju ke Mako Polsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan untuk tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP ayat (2), diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun” tutupnya. (NA)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *