Gelapkan Motor dan Setoran Konsumen, Salah Satu Pegawai PT Permata Finance Ditangkap

Ogan Ilir – Karena menggelapkan sepeda motor milik konsumen serta Tidak menyetorkan uang angsuran dari konsumen, salah satu pegawai PT. Permata Finance Kab OI yakni AL (30) warga Desa Ulak Kerbau Kec.Tanjung Raja Kab Ogan Ilir harus berurusan dengan pihak Kepolisian Polres Ogan Ilir, Kamis (06/09/18).

Pasalnya PT. Permata Finance Kab OI mengadukan dan membuat laporan kepada pihak kepolisian atas perbuatan yang dilakukan salah satu pegawainya tersebut.

Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad SIk MH melalui Kasat Reskrim AKP Malik Fahrin SH membenarkan bahwa Berdasarkan pemeriksaan saksi saksi yang didukung dengan dokumen, bahwa memang benar telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku yang telah melakukan Penggelapan Motor dan Dana Angsuran PT. Permata Finance yang mana pelaku yang bekerja sbg karyawan PT. Permata Finance yang melakukan penggelapan Spd Motor Yamaha Mio Soul senilai Rp. 6.600.000 -+ (enam juta enam ratus ribu rupiah) dan Dana angsuran dari 17 orang konsumen yang tidak disetorkan ke PT. Permata Finance sebanyak Rp. 14.000.000 (empat belas juta rupiah) sehingga PT. Permata Finance dirugikan sekitar Rp.20.600.000- (dua puluh juta enam ratus ribu rupiah), setelah pihaknya mendapat informasi dari bahwa pelaku sedang berada di Warung Kopi Desa Tanjung Agas Kec.Tanjung Raja Kab. Ogan Ilir, Tim Serigala OI langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang selama ini melarikan diri dari rumahnya, dan saat dilakukan penangkapan dirinya mengakui perbuatannya tersebut” jelas Kasat.

Adapun Modus operandinya yakni Pelaku menggelapkan Spd Motor Yamaha Mio dan dijualkan kpd AN (DPO) seharga Rp.1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) yang seharusnya motor tsb masih harus dibayarkan di PT. Permata Finance senilai Rp.6.600.000 (enam juta enam ratus) selanjutnya pelaku menagih dana angsuran pembayaran kredit kpd setiap konsumen dan total dana tsb Rp.14.000.000 (empat belas juta rupiah) tidak disetorkan ke kantor PT.Permata Finance namun digunakan oleh pelaku untuk keperluan sehari-hari” terangnya.

Untuk pelaku dikenakan pindana Penggelapan Dalam Jabatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 374 KUHP dan selanjutnya Pelaku diamankan di Mapolres Ogan Ilir guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut” tutupnya. (NA)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *